Pasukan Mau Tahu. Nama tim yang diambil dari kelompok anak-anak yang memecahkan misteri karangan Enid Blyton ini berkiprah dalam berbagai penelitian literasi dan minat baca di Indonesia. Masalah rendahnya literasi Indonesia, salah satu yang dianggap terendah di dunia, tentu harus mendapatkan perhatian lebih dari organisasi literasi seperti Komunitas 1001buku. Jika selama ini lingkup kegiatan 1001buku adalah membuka akses buku untuk ratusan taman baca di Indonesia, maka tim Pasukan Mau Tahu berupaya menjelaskan berbagai aspek literasi melalui penelitian-penelitian, yang akhirnya dapat meningkatkan literasi secara signifikan.

Tim ini menuangkan berbagai hasil penelitiannya dalam bentuk artikel dan buku yang dapat diakses baik melalui situs 1001buku, artikel singkat di media sosial, hingga cetakan yang dalam waktu dekat akan diterbitkan. Pasukan Mau Tahu memberikan tips dan trik ke taman-taman baca, mengembangkan teknologi dan platform yang dapat digunakan, serta memberikan konten pada tiap-tiap kegiatan 1001buku. Tim Pasukan Mau Tahu bekerja sama dengan Rumah 1001buku untuk menyediakan koleksi buku percontohan yang dapat menjadi inspirasi taman-taman baca di Indonesia kala berkunjung dan berdiskusi di sana.

Selain itu, Pasukan Mau Tahu akan memberikan analisis dan advis secara internal terkait dengan pengembangan Komunitas 1001buku, sehingga lebih efektif dan tepat sasaran dalam mendorong pertumbuhan literasi di Indonesia.